Psychological thriller adalah sebuah sub genre dalam film yang menitikberatkan pada karakter utama pada film tersebut. Biasanya film yang bergenre ini terdiri dari penggabungan antara unsur - unsur ketegangan yang biasa ada pada film thriller dengan bumbu misteri dan terkadang fantasi.

Berikut merupakan 3 film psychological thriller terbaik yang pernah saya tonton

1. Fight Club

Pada awal cerita diceritakan karakter utama dalam film ini menderita insomnia. Untuk mengatasi masalahnya dia mengikuti support group ( semacam wadah untuk saling menyemangati dan saling bertukar cerita tentang suatu masalah ). Berbagai support group dia ikuti namun tidak ada yang cocok, sampai akhirnya dia menemukan support group penderita testicular cancer padahal sebenarnya dia tidak menderita kanker, tapi setelah mengikuti support group itu dia merasa baikan.

This is your life and it's ending one minute at a time

Pada saat dia ditugaskan oleh perusahaan untuk bepergian dia bertemu seseorang yang bernama Tyler Durden. Setelah dia pulang dari bepergian dia menemukan apartemennya kebakaran dan akhirnya dia pun tidak mempunyai tempat tinggal, akhirnya di putuskan untuk menelpon tyler agar dia bisa menginap di rumahnya, tyler bersedia namun dengan suatu syarat dia harus memukul tyler. Mereka pun akhirnya berantem orang pun banyak yang melihat dan akhirnya pada ikutan berantem. Dari sanalah awal fight club terbentuk, semacam perkumpulan orang yang saling adu jotos namun tidak ada permusuhan diantara mereka.

Yang menarik dari film ini adalah ending yang mengejutkan, yang kemungkinan bakal tidak disadari dari awal oleh penonton. Bagi yang senang dengan psychological thriller film ini wajib di tonton dijamin gak nyesel.



2. Memento

Menceritakan tentang seseorang yang mempunyai penyakit ingatan, yang membuatnya tidak bisa mengingat ingatan jangka pendek. Untuk mengatasi kekurangannya ini setiap orang yang ia temui dia ambil fotonya dan dia tulis hal apa saja yang berkaitan dengan orang di foto tersebut.

So where are you? You're in some motel room. You just - you just wake up and you're in - in a motel room. There's the key. It feels like maybe it's just the first time you've been there, but perhaps you've been there for a week, three months. It's - it's kind of hard to say. I don't - I don't know. It's just an anonymous room

Film ini di buat dengan alur cerita yang tidak teratur, awal dari film ini merupakan akhir dari film ini. Cerita dari film ini di bagi menjadi dua narasi, pertama dari peristiwa masa kini dan bergerak mundur dan yang kedua dari peristiwa masa lalu dan bergerak maju. Keduanya akan bertemu di akhir cerita dan membentuk satu narasi sekaligus ending dari film ini.

 
 

Film ini bercerita tentang seorang balerina yang terobsesi akan kesempurnaan dalam setiap penampilannya, singkat cerita dia mendapatkan peran dalam sebuah pementasan untuk menjadi the swan queen namun dalam peran yang dia mainkan ini dia harus mampu memerankan dua karakter, white swan dan black swan.

I had the craziest dream last night. I was dancing the White Swan

Untuk memberikan penampilan terbaiknya dia mencurahkan segenap kemampuanya dengan mencoba menghilangkan batasan fisik dan mentalnya.

Menariknya film ini adalah kita akan dibawa untuk mengikuti perjalan karakter utama dalam mendalami peran yang diberikan kepadanya walaupun harus bergelut dengan dirinya sendiri. Natalie portman berhasil meraih oscar dalam film ini sebagai pemeran utama wanita terbaik.


Ketiga film diatas memiliki rating di atas 8 di situs IMDB, dan di vote ratusan ribu lebih user. metascore ketiga film ini pun juga bagus. ketiga film di atas juga berhasil meraih nominasi oscar dari berbagai kategori.

Sumber dari berbagai blog, IMDB, youtube.

baca juga artikel tentang film dengan ending bagus versi saya
http://indra231087.blogspot.com/2013/04/film-dengan-akhir-cerita-ending-yang.html

3 film berlatar kekejaman nazi terhadap yahudi
http://indra231087.blogspot.com/2013/09/3-film-berlatar-kekejaman-nazi-terhadap.html 

4 komentar :

Bung Dwijaya mengatakan... Balas

Review yang menarik. Fight club memang bagus, cocok untuk yang mau memahami psikologi.

Gusti Indra Muliawan mengatakan... Balas

@Bung Dwijaya
terima kasih sudah berkunjung

Gugus Adab mengatakan... Balas

lagi ntn film2na joko anwar nih, lg suka film patologis kyk gini..

main2 ke www.gugusmile.blogspot.com ya hehe

Gusti Indra Muliawan mengatakan... Balas

@Gugus Adab: sip, ni lagi baca nightmare with the shadow man hehehe, terima kasih sudah berkunjung

Poskan Komentar

Ada yang ditanyakan tulis saja di kolom komentar, saya akan jawab sebisanya.
Pakai aja open id atau anonymous kalau ga punya akun google.

Berikanlah komentar yang berguna bagi blog ini. Komentar anda sangat saya harapkan untuk menunjang kemajuan blog ini. terima kasih.